Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
ReviewJan 10, '11 1:59 PM
for everyone
Category:Books
Genre: Religion & Spirituality
Author:Habiburrahman El Shirazy
 

Begitu membosankan membaca novel Bumi CInta karya Abik. Secara jujur alur penceritaan novelnya hanya biasa-biasa saja. Sampai ketika membaca novel ini Faza tertidur lena diulit mimpi. Perasaan membaca Bumi Cinta masih kalah ketika membaca novel KCB yang penuh dgn nuansa semangat membangun dan roman yang tak kalah hebat novel AAC. 

Sebelum itu, mari kita mereview dulu sinopis serba ringkas dari mengenai novel ini. Apa jadinya, jika seorang santri salaf bernama Muhammad Ayyas, hidup di negeri paling menjunjung tinggi SEX bebas dan pornografi, yaitu Rusia ???
Akankah iman dan kehormatannya dipertaruhkan demi memenuhi hasrat duniawi nonik-nonik Moscow, yang kecantikannya tiada tara ?

Dan tersebutlah seorang pemuda Indonesia bernama MUHAMMAD AYYAS, seorang mahasiswa pasca sarjana di Delhi, India yang juga seorang santri. Muhammad Ayyas yang sebelumnya kuliah di Madinah ini berniat ingin mengerjakan tugas penelitian dari Dosen pembimbingnya yaitu mengenai Kehidupan Umat Islam di Rusia pada masa pemerintahan Stallin.

Tibalah ia di Rusia dengan disambut oleh teman lamanya DAVID. David inilah yang mencarikan apartemen tempat tinggal untuk Ayyas. Dengan alasan keterbatasan budget yang dimiliki Ayyas dan lokasi apartemen yang strategis ternyata David hanya bisa mendapatkan sebuah apartemen yang berbagi dengan orang lain. Parahnya teman seapartemennya itu adalah dua orang wanita Rusia yang jelita. Serangkaian masalah bagi Ayyas pun bermula dari sini.

YELENA seorang pelacur kelas atas dan LINOR seorang pemain biola yang akhirnya diketahui sebagai agen rahasia Mossad adalah 2 wanita yang menjadi teman seapartemen Ayyas. Apartemen yang memiliki 3 kamar ini mengharuskan Ayyas harus selalu berinteraksi dengan keduanya di ruang tamu, dapur, dan ruang keluarga. Sungguh ini merupakan godaan keimanan yang dahsyat bagi Ayyas yang mencoba menjaga kesucian dirinya sebagai muslim.

Godaan bagi Ayyas tidak hanya sampai di situ, dosen pembimbing yang dirujuk oleh dosennya di Delhi tidak bisa melakukan bimbingan ke Ayyas karena sesuatu hal, dia menyerahkan tugas bimbingan ini kepada asistennya. Dan ternyata sang asisten adalah seorang gadis muda jelita bernama ANASTASIA, seorang penganut kristen ortodoks yang sangat taat.

Interaksi yang intens sang asisten dengan Ayyas menimbulkan rasa simpati yang lebih di hati Anastasia kepada Ayyas. Ketertarikan itu pun kian hari kian menguat. Di lain pihak Yelena tengah dilanda konflik dengan sang mucikari dan Linor sang agen Mossad tengah menyiapkan rencana jahat kepada Ayyas, yaitu menyiapkan rekayasa fitnah sebuah pengeboman yang diarahkan agar Ayyas sebagai pelakunya.

Tiga wanita inilah yang mendominasi jalannya kisah dalam Bumi Cinta. Tidak ada konflik yang sedemikian hebat dalam kisah ini sebagaimana kita temui pada sosok Fahri yang sempat masuk penjara di Mesir, atau tokoh Furqon yang sempat terkena virus HIV. Di sini tokoh Ayyas hanya “nyaris” dipenjara karena difitnah melakukan pengeboman di Hotel Metropole oleh Linor.

Kisah ini juga dilengkapi dengan peristiwa pembantaian Zionis terhadap muslim Palestina di Sabra dan Sathila. Nuansa romansa memang terasa sangat kental di sini. Tiap halaman akan kita jumpai gejolak perasaan Ayyas atas wanita-wanita jelita yang dijumpainya -  dakwatuna.com -


Kebosanan itu mungkin timbul dari plotnya agak lambat naik. Terkadang terlalu lambat untuk sampai ke bagian konfliks. Menurut Faza, hanya beberapa episode terakhir sahaja yang begitu mengejutkan ditambah dengan ending yang sangat berbeda dengan review pembaca lain yang mengatakan happy ending. Tapi ternyata tidak...arghhhhhh

Kekuatan watak Ayyas pun tidaklah sekuat karekter watak Fahri (AAC) apatah lagi Khairul Azzam (KCB). Ayyas kelihatannya serba tahu semua perkara. Termasuk berbahasa Rusia dengan lancar dan mudah. Di waktu lain, ketika menjawab persoalan terutama ketika persidangan antara agama terlalu panjang dihuraikan. Seolah-olah dipaksa bahawa dialah seorang jago @ hero filsafat. Apa pembicara yang lain masih kurang ahli sedangkan mereka semua sudah berPHD.

Tanpa disangka Ayyas juga seorang ahli bela diri jurus Thifan. Memang aneh dia dapat menumbang lawannya salah soerang tangan kanan seorang mafia di Rusia. Apa bodoh amat seorang mafia seperti itu tidak menguasai bela diri juga ?

Watak Linor kurang cerdas dihuraikan kecantikannya. Selain itu, seperti agak tergesa2 memaksakan wataknya yang serba jahat berubah menjadi bidadari syurga yang memikat hati orang2 beriman. Semudah itukah dia berubah ? Setelah insaf kerana ketahuan siapa dirinya yang sebenar, dia tetap masih mahu membunuh orang ?



**************************************************************************

review ini tidak dapat di habiskan kerana sudah terlalu lama dipendam dalam save draft halaqahbyu, so no idea nak sambung semula, skadar pelepas rindu mengepos di MP. overal dari bukunya 2 bintang dari 5 bintang lah



18 Comments
fadshaka wrote on Jan 10, '11
Wah makasih reviewnya Mbak. :) Saya suka review jujur kayak gini, jadi bisa mempertimbangkan untuk baca atau enggak. :D
Dan reviewnya lengkap banget pula, oke deh pokoknya. Kupasan kekurangan2nya bisa jadi masukan buat saya yg blm baca buku ini. Thanks Mbak!
halaqahbyu wrote on Jan 10, '11
Thanks Mbak!
oh aslinya, review telah di type hampir bulan2 yang lalu, baru kini dipost..

dan terima kaseh atas ucapannya, cuma saya bukan mba tapi mas ya.
tranparamole wrote on Jan 10, '11
hmm
azurival wrote on Jan 10, '11
Iya sih memang..
brotherihda wrote on Jan 10, '11
thanks buat reviewnya mas., :)
fadshaka wrote on Jan 10, '11
Oh? Aduh maafkan kesotoyan saya Mas >///< entah kenapa habis baca review ini saya langsung berasumsi Anda perempuan. Maaf ya. m(_ _)m
asri17 wrote on Jan 10, '11
hmmm gt yaa.. belum baca,hehehe....
halaqahbyu wrote on Jan 11, '11
hmm
kok copas ??
halaqahbyu wrote on Jan 11, '11
Iya sih memang..
emangnya apa ?
halaqahbyu wrote on Jan 11, '11
thanks buat reviewnya mas., :)
ur welcome =)
halaqahbyu wrote on Jan 11, '11
Maaf ya. m(_ _)m
ya gpp lah
halaqahbyu wrote on Jan 11, '11
asri17 said
hmmm gt yaa.. belum baca,hehehe....
ayo baca
quanitha wrote on Jan 11, '11
Dibandingkn krya kang abik sblmnya emang yg ini krng gigit, tp tetep pesannya bgs dan up 2 date,Qt lebih bnyk brperang mlalui pemikiran,ms skarang dmn kmajuan iptek smakin mnjauhkan qt pd Tuhan...fenomena anak2 pesantren yg tdk thn godaan luar trutama wanita adlh hal yg dasar...tp tetep "Pesannya" itu baguuuusss...
halaqahbyu wrote on Jan 12, '11
Dibandingkn krya kang abik sblmnya emang yg ini krng gigit, tp tetep pesannya bgs dan up 2 date,Qt lebih bnyk brperang mlalui pemikiran,ms skarang dmn kmajuan iptek smakin mnjauhkan qt pd Tuhan...fenomena anak2 pesantren yg tdk thn godaan luar trutama wanita adlh hal yg dasar...tp tetep "Pesannya" itu baguuuusss...
saluteee
quanitha wrote on Jan 13, '11
Ini karangan halaqahbyu tp diposting cybertaz?org Malaysia ya?logatnya....
halaqahbyu wrote on Jan 13, '11
Ini karangan halaqahbyu tp diposting cybertaz?org Malaysia ya?logatnya....
halaqahbyu nama id multiply ini

cybertaz nama saya samaran ane

yup orang Malaysia
kawankulat wrote on Jan 15, '11
kritis betul antum yek (^_^)
halaqahbyu wrote on Jan 15, '11
kritis betul antum yek (^_^)
itulah sifat 'buruk' yang susah nak hilang ngeh ngeh ngeh
Add a Comment
How would you rate this book? (optional)
0 out of 5 stars